Senja Kopi Dan Kamu
![]() |
Bicara soal kopi, kita punya selera dan kesepakatan yang mirip. Ya mirip, artinya hampir sama tapi tak sepenuhnya. Hitam, pahit dan kental tentu saja. Tapi kadang kita melanggar, menambahkan sedikit krimer, susu, dan gula sesuai suasana masing-masing. Bicara soal kopi pula, kita setuju bahwa kopi adalah cairan yang wajib kita minum sehari-hari. Kopi hitam selalu hadir dalam perbincangan kita, kita selalu punya alasan untuk menghadirkannya antara kita.
Masih juga tentang kopi, kita mengerti bahwa kopi adalah pahit. Justru itu yang kita sukai. Kita pernah sepakat bahwa kopi tanpa gula itu menyenangkan, seperti cinta tanpa rasa sakit. Bicara tentang cinta, kita pernah sepakat tidak menghadirkannya antara kita. Bicara tentang cinta, apa yang kita ketahui selain rasa sakitnya? Atau kita memang tak pernah paham tentang cinta. Kemudian kita bernegosiasi untuk tidak membicarakan cinta, menyimpannya diam-diam biar mengendap seperti ampas kopi.
Kopi, kamu, dan senja. Senja itu aku duduk antara kamu dan kopi. Menulis kesepakatan-kesepakatan kita dalam cangkir tentang kopi dan cinta. Senja itu rupanya aku berhenti mencintaimu, tapi aku tak berhenti mencintai kopi. Seperti halnya yang kamu lakukan.
"kopiku pahit sedangkan tehku tawar karna yang manis hanya dirimu"

Ngena banget kaak, lanjutkan karyanya
BalasHapusNice kaka
BalasHapusBaguss kakaak:')
BalasHapusNusuknya sampe ke tulang rusuk😂
BalasHapusKebawa baperrr aku tuhh😅
BalasHapusBaguss kakak😊
BalasHapusKopi yang baik akan selalu menemukan penikmatnya
BalasHapusnice
BalasHapusUhhh ngena ngena kak
BalasHapusmantull
BalasHapusGood
BalasHapusFilosofi kopi yang indah
BalasHapusNice
BalasHapusNive
BalasHapusNice kak
BalasHapus