AKU RINDU KETINGGIAN
Aku rindu ketinggian itu.
Aku rindu keramahan para pendaki yang saling bertegur sapa di sepanjang jalur pendakian “Duluan bang..” Sambil tetap menyumbar senyum, meski nafasnya terengah-engah.
Aku rindu keramahan para pendaki yang saling bertegur sapa di sepanjang jalur pendakian “Duluan bang..” Sambil tetap menyumbar senyum, meski nafasnya terengah-engah.
Aku rindu pendakian itu. Pendaki yang saling menyemangati. “Puncak sebentar lagi bang, semangat!!” Padahal, bohong. Puncak masih jauh, masih sangat jauh. Wajah-wajah tenang itu membuatku semakin penasaran. Sepertinya puncak telah memberikan kepuasan bathin kepadanya.
Aku rindu pemandangan itu. Lelaki muda terhuyun-huyun. Memikul kantong hitam besar berisi sampah bawaannya dari puncak. Merekalah pecinta alam yang sejatinya. Bukan hanya sekedar penikmat alam saja.
Aku rindu melihat wajah-wajah putus asa. Ingin menangis saja, ingin pulang saja, ingin mati saja. Tapi, begitu sampai ke puncak. Berubah semuanya. Wajahnya jadi ceria, bibirnya terus mengumbar senyum, gelak tawanya tak henti-henti jua. Puncak sudah mencairkan bonusnya untuk mereka.
Aku rindu kebersamaan itu. Satu sakit semua sakit, satu lelah semua lelah, satu tertawa semua tertawa. Kita mendaki bersama, mendirikan tenda bersama, memasak bersama, sampai ke puncak bersama, turun juga bersama. Kita saling menjaga satu sama lainnya.
Aku rindu kekompakan itu. Rasa persaudaraan itu, rasa kepedulian itu, sampai pada konflik-konflik kecil itu, sekelompok anak muda yang menyimpan modus untuk cinta. Menjadikan pendakian hanya sebagai sarana saja. Alam jadi saksi bisu atas cinta yang tersembunyi dalam bilik-bilik hatinya.
Aku rindu keceriaan itu. Keceriaan yang hanya bisa kita temukan di perkemahan. Tidak ada media sosial, tidak ada jaringan seluler, yang ada hanya berfoto foto. Kemudian kita membuat permainan sederhana sambil meneguk secangkir kopi dan sepotong cokelat. Permainan tebak-tebakan yang dimainkan oleh mereka yang masih kekanak-kanakan.
Aku rindu berada di puncak itu. Berpose penuh gaya di atas gulungan samudra awan. Hawa dingin, bau belerang, hamparan edelwais, kawasan hutan lindung, kicauan burung-burung, pancuran air yang sedingin es, sampai padang pasir dan aneka babatuan khas pegunungan.
Aku cinta keindahan alam indonesia. Nikmati dan tolong, jagalah kelestariannya. Supaya bukan hanya kita yang bisa menikmati karunia Tuhan ini. Ingat juga untuk anak cucu kita nanti. "Jangan mengambil apapun selain gambar"
Jangan meninggalkan apapun kecuali jejak
Jangan membunuh apapun kecuali waktu
Jangan membakar apapun kecuali semangat."
👏
BalasHapusSipp👍👍👏
BalasHapusMakasih
HapusMksh
BalasHapusMantap kali
BalasHapusIya makasih kak
HapusMantul kaka
BalasHapusIya makasih
HapusMantwul kaka:3
BalasHapusTencu
Hapus😀
BalasHapusGood luck kaka:)
BalasHapusIya kak makasih
HapusHahaha lucu
BalasHapusSelucu apa kak
HapusMantap kak👍
BalasHapusKwkwk makasih kak
Hapusnice story
BalasHapusMakasih kakak
HapusMakasih
BalasHapusKomentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapus👏
BalasHapusMksh
HapusJoss
BalasHapusMksh
HapusWow jadi pingin Daki nih😂
BalasHapusBoleh dicoba
HapusSeru lo kak naik gunung itu, banyak pengalamannya lho
Mantap👍 Semoga bisa menyusul jejaknya wkwk 😂
BalasHapusAminn
HapusTak doain kak
Nice kaka :3👏
BalasHapus👍
BalasHapusMakasih kak
Hapustrhuraa kaka
BalasHapusWkwkkw
HapusYang rinduuu
BalasHapusWkwkwk
HapusJangan rindu..berat,kamu ga akan kuat..biar aku saja:)
BalasHapusUnch kamu
HapusBagus kakak
BalasHapusMakasih kak
HapusBesok berangkat bareng kak!:")
BalasHapusSiap
HapusAku gandeng ya kak
🖒🖒
BalasHapusGood kak
BalasHapusAku tunggu update yang selanjutnya ya
Siap
HapusWah mantul kak, kapan" muncak bareng dongg
BalasHapusWkwk kuy lha
HapusAsal ada yang gandeng 😂
Nicee👍
BalasHapusMakasih kak
HapusNice dek👍
BalasHapusIya kak makasih
HapusNice kak
BalasHapusIya kak makasih
HapusBagus kak, smg tetep lanjut ya kak blognya
BalasHapusIya kak doain ya
HapusKomentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusMantul
BalasHapusMakasih kak
HapusMakasih kak
BalasHapusMakasih
BalasHapusnice
BalasHapussipp
BalasHapusSemoga cepat dipertemukan dengan ketinngian, supaya nggak rindu terus
BalasHapus